Kata Sapaan Kekerabatan Masyarakat Sumpur Kudus Selatan Kecamatan Sumpur Kudus Kabupaten Sijunjung (Kajian Sosiolinguistik)
DOI:
https://doi.org/10.58218/alinea.v5i1.1167Keywords:
Sapaan Kekerabatan, Sosiolinguistik, Bahasa Daerah, Masyarakat, Sumpur Kudus SelatanAbstract
Penelitian ini berfokus pada bentuk sapaan kekerabatan di Kecamatan Sumpur Kudus Selatan, Kabupaten Sijunjung. Fenomena masuknya kata sapaan dari luar daerah menyebabkan terancam punahnya bentuk sapaan kekerabatan asli, terutama di kalangan generasi muda. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kata sapaan kekerabatan yang masih digunakan masyarakat setempat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan tiga informan yang memenuhi kriteria penelitian. Proses pengumpulan data melibatkan rekaman wawancara yang kemudian ditranskripsi untuk dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua bentuk utama kata sapaan kekerabatan di Kecamatan Sumpur Kudus Selatan. Pertama, sapaan kekerabatan berdasarkan pertalian darah, seperti "Amak" untuk ibu, "Iniak" untuk nenek dari pihak ibu, "Etek" untuk bibi dari pihak ibu, "Wo Ciek" untuk adik perempuan ibu, "Uni" untuk kakak perempuan, dan "Mak Dang" untuk kakak laki-laki ibu yang paling tua. Kedua, sapaan kekerabatan berdasarkan perkawinan, seperti "Pak Ntuo" untuk ayah mertua, "Pak Tuo" untuk kakak laki-laki ayah tertua, "Ipagh" untuk istri kakak ibu, "Etek" untuk adik perempuan ayah, dan "Pak Etek" untuk suami adik ibu. Kata sapaan ini masih digunakan oleh generasi tua dalam interaksi sosial dan kekerabatan. Temuan ini menunjukkan bahwa dalam sosiolinguistik, penggunaan sapaan mencerminkan tindak tutur dalam interaksi masyarakat setempat.References
Abubakar, R. (2021). Pengantar Metodologi Penelitian (Cetakan Pe). SUKA-Press UIN Sunan Kalijaga.
Desmirasari, R., & Oktavia, Y. (2022). Pentingnya Bahasa Indonesia Di Perguruan Tinggi. ALINEA : Jurnal Bahasa, Sastra Dan Pengajarannya, 2(1), 114–119. https://doi.org/10.58218/alinea.v2i1.172
Gusman, S. F., Arminda, F., Hafizah, W., Noveri, Y. T., & Tuljannah, F. W. (2021). Ragam Kata Sapaan Kekerabatan Minangkabau di Keluarga Inti Berdasarkan Matrilineal pada Remaja Minang. Psyche 165 Journal, 14(4), 352–358. https://doi.org/10.35134/jpsy165.v14i4.133
Hasbullah, M. (2020). Hubugan Bahasa, Semiotika dan Pikiran dalam berkomunikasi. Al-Irfan : Journal of Arabic Literature and Islamic Studies, 3(1), 106–124. https://doi.org/10.36835/al-irfan.v3i1.3712
Irawan, W. D. (2019). Kata Sapaan Kekerabatan Dalam Masyarakat Lampung Sungkai. Edukasi Lingua Sastra, 17(1), 96–101. https://doi.org/https://doi.org/10.47637/elsa.v17i1.109
Jaelani Al-Pansori, M., Wijaya, H., & Irfan, M. (2022). Bahasa Indonesia Ragam Ilmiah (Implementasi Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah). Universitas Hamzanwadi Press.
Jundi, M., & Dalle, M. (2022). Bahasa Daerah Dan Bahasa Indonesia; Nasionalisme Atau Fanatisme. Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Malikussaleh (JSPM), 3(1), 106. https://doi.org/10.29103/jspm.v3i1.5987
Karmizi, Y., Syofiani, S., & Morelent, Y. (2024). Penggunaan Kata Sapaan Kekeluargaan di Kecamatan Siulak Mukai Kabupaten Kerinci. Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra, 11(1), 89. https://doi.org/10.30595/mtf.v11i1.21453
Lafamane, F. (2020). Fenomena Penggunaan Bahasa Daerah di Kalangan Remaja. Fenomena Penggunaan Bahasa Daerah Di Kalangan Remaja. https://doi.org/https://doi.org/10.31219/osf.io/jubxp
Maghfiroh, N. (2022). Bahasa Indonesia sebagai Alat Komunikasi Masyarakat dalam Kehidupan Sehari-hari. Komunikologi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 19(02), 102–107.
Mailani, O., Nuraeni, I., Syakila, S. A., & Lazuardi, J. (2022). Bahasa Sebagai Alat Komunikasi Dalam Kehidupan Manusia. Kampret Journal, 1(1), 1–10. https://doi.org/10.35335/kampret.v1i1.8
Mulyani, S. R. (2021). Metodologi Penelitian (U. Taufik, A. Jejen, & V. S. F (eds.); Cetakan Pe). Penerbit Widina Bhakti Persada Bandung.
Naibaho, L., Nadeak, B., & Sormin, E. (2023). Pelestarian Bahasa Daerah Sebagai Jati Diri Bangsa Indonesia (G. A. Siregar, U. Taufik, & A. Jejen (eds.); Cetakan Pe). Widina Bhakti Persada Bandung.
Pandaleke, T. F., Koagouw, F. V. I. ., & Waleleng, G. J. (2020). Peran Komunikasi Sosial Masyarakat Dalam Melestarikan Bahasa Daerah Pasan Di Desa Rasi Kecamatan Ratahan Kabupaten Minahasa Tenggara. Acta Diurna Komunikasi, 2(3), https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/actadiurna.
Purnama, D., Yusrizal, & Aryanti, P. T. (2023). Penggunaan Kata Sapaan pada Masyarakat Desa Danau , Desa Kungkai, dan Desa Pulau Rengas di Kabupaten Merangin. PELITRA: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 6(1), 21–36.
Reistanti, A. P. (2022). Bahasa Satire Dalam Akun Instagram @Quotes_Nurhadialdo_. Jurnal Ilmiah Pedagogy, 21, 30–42.
Sahir, S. H. (2022). Metodologi Penelitian (T. Koryati, P. Kreatif, & A. Rochmah (eds.); Cetakan 1). PENERBIT KBM INDONESIA.
Saputra, S., & Amral, S. (2020). Kata Sapaan Kekerabatan Bahasa Melayu Jambi Di Desa Teriti Kecamatan Sumay Kabupaten Tebo. Aksara: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 4(1), 80. https://doi.org/10.33087/aksara.v4i1.169
Sarujin, & Mulyani, W. (2019). Sistem Sapaan Bahasa Bima: Sebuah Kajian Sosiolinguistik. Diseminasi Hassil Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Menuju Era Revolusi Industri 4.0 Dan New Society 5.0, 1(1), 65–71. https://doi.org/10.22146/db.v1i1.320
Sembiring, T. B., Irmawati, Sabir, M., & Tjahyadi, I. (2024). Buku Ajar Metodologi Penelitian (Teori Dan Praktik) (B. Ismaya, A. Maharani, A. Syatifa, & Utamirohmahsari (eds.); Cetakan Pe, Issue 1). CV Saba Jaya Publisher.
Sinaga, D. (2023). Buku Ajar Metodelogi Penelitian (Penelitian Kualitatfi).
Sunarni, Patriantoro, & Seli, S. (2023). Kata Sapaan Dalam Bahasa Dayak Kanayatn: Kajian Sosiolinguistik. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(3 SE-Articles), 6622–6636.
Tumbole, G. F. F., & Cholsy, H. (2022). Strategi Penerjemahan Kata Sapaan dengan Konteks Sosial dan Budaya dalam Novel Bumi Manusia Terjemahan Bahasa Inggris. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 5(3), 589–602. https://doi.org/10.30872/diglosia.v5i3.432
Wijaya, H. (2014). “Efek Magis” Bahasa terhadap Kesantunan Berbahasa dalam Peristiwa Sidang Pelanggaran Lalu Lintas di Pengadilan Negeri Selong. Mabasan, 8(2), 125–140.
Wijaya, H. (2019). Prinsip Kesopanan Dalam Tindak Tutur Transaksi Jual Beli di Pasar Mingguan Desa Tebaban Kecamatan Suralaga: Kajian Pragmatik. Mabasan, 13(1), 77–96.
Wijaya, H., & Zulhijjah, S. (2020). Bentuk Konstruksi Pemakaian Idiom Bahasa Sasak di Desa Korleko Selatan, Kecamantan Labuan Haji (Kajian Semantik). MABASAN, 14(1), 57–76.






