Manfaat Kayu Bajaka sebagai Potensi Herbal Lokal untuk Kesehatan Masyarakat

Authors

  • Farhan Siregar Institut Teknologi dan Sains Padang Lawas Utara, Gunung Tua
  • Perra Budiarti Rahayu Putri Institut Teknologi dan Sains Padang Lawas Utara, Gunung Tua
  • Lili Yana Harahap Institut Teknologi dan Sains Padang Lawas Utara, Gunung Tua
  • Jelita Sari Institut Teknologi dan Sains Padang Lawas Utara, Gunung Tua

DOI:

https://doi.org/10.58218/kreasi.v5i1.1274

Keywords:

desa hajoran, kesehatan, obat herbal, akar kayu bajakah

Abstract

Desa Hajoran merupakan salah satu wilayah desa di Indonesia yang menghadapi tantangan dalam kesehatan, utamanya dalam mengonsumsi obat herbal. Desa Hajoran ini sangan minim dalam mengonsumsi obat herbal sehingga susah untuk mengoptimalkan Kesehatan. Ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya obat herbal. Data di kumpul melalui wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen. Hasil penelitia menunjukkan bahwa terdapat beberapa permasalahan yang dihadapi, antara lain: 1) kurangnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pemanfaatan obat-obatan herbal tesebut; 2) tumbuhannya susah di dapatkan/ hampir punah; 3) adanya rasa malas untuk mengolahnya dan mengonsumsi nya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut direkomendasikan beberapa strategi yaitu: 1) membuat pemahaman terhadap Masyarakat, khususnya masyarakat desa hajoran; 2) membudidayakan tanaman obat-obatan herbal tersebut; 3) mengemas bahan obat herbalnya dan memasarkannya, supaya mudah untuk mengonsumsinya.

References

Lestari, D. et al. (2020). Potensi Kayu Bajaka Sebagai Obat Herbal Tradisional di Kalimantan. Jurnal Fitofarmaka Indonesia.

Nugroho, A. (2019). Tumbuhan Obat Asli Nusantara. Jakarta: Gramedia.

Departemen Kesehatan RI. (2018). Tanaman Obat Indonesia dan Pemanfaatannya.

Wulandari, S., & Hidayat, T. (2019). Kandungan Senyawa Aktif dan Aktivitas Antioksidan dari Ekstrak Kayu Bajaka. Jurnal Farmasi dan Ilmu Kefarmasian Indonesia, 6(2), 125–132.

Pratiwi, R. D., & Sulistyo, H. (2021). Uji Fitokimia dan Efek Sitotoksik Ekstrak Etanol Kayu Bajaka terhadap Sel Kanker Payudara MCF-7. Jurnal Biologi Tropis, 21(3), 145–153.

Dewi, M., & Setiawan, D. (2020). Peluang Pengembangan Tanaman Obat Tradisional sebagai Produk Herbal Unggulan Daerah. Jurnal Pengabdian Masyarakat: ABDIMAS, 4(2), 67–74.

Suryati, N., & Arifin, Z. (2021). Pemanfaatan Tanaman Herbal Lokal dalam Pengobatan Tradisional oleh Masyarakat Dayak. Jurnal Etnobotani Nusantara, 3(1), 20–28.

Handayani, T., & Mulyani, R. (2022). Strategi Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengolahan Produk Herbal dari Kayu Bajaka. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(1), 112–119.

Balitbangtan. (2019). Inventarisasi dan Karakterisasi Tanaman Obat Endemik Kalimantan. Jakarta: Kementerian Pertanian RI.

Downloads

Published

2025-04-29

How to Cite

Farhan Siregar, Perra Budiarti Rahayu Putri, Lili Yana Harahap, & Jelita Sari. (2025). Manfaat Kayu Bajaka sebagai Potensi Herbal Lokal untuk Kesehatan Masyarakat. Kreasi: Jurnal Inovasi Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 196–203. https://doi.org/10.58218/kreasi.v5i1.1274

Issue

Section

Articles