Gerakan Sehati Sebagai Inovasi Edukasi Kesehatan Komunitas Untuk Mendorong Perubahan Perilaku Pencegahan Hipertensi di Desa Awang Bangkal Timur
Abstract
Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang paling umum dan berisiko tinggi menimbulkan komplikasi serius seperti stroke, gagal ginjal, dan penyakit jantung koroner. Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat menjadi tantangan utama dalam upaya pencegahan. Pengabdian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Program SEHATI (Sehat, Aktif, dan Tensi Ideal) sebagai inovasi edukasi kesehatan komunitas dalam mendorong perubahan perilaku pencegahan hipertensi di Desa Awang Bangkal Timur. Pengabdian ini menggunakan pendekatan partisipatif dengan metode Focus Group Discussion (FGD), penyuluhan, demonstrasi, dan senam komunitas. Sebanyak 30 responden terlibat, mayoritas perempuan usia dewasa dengan riwayat hipertensi. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test, serta dua kali monitoring perilaku. Analisis statistik dilakukan dengan uji normalitas menggunakan uji Shapiro-Wilk karena responden berjumlah 30, dan diketahui data berdistribusi tidak normal sehingga menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test untuk menguji signifikansi perubahan pengetahuan dan sikap. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta (p = < 0.001) dan perubahan sikap positif terhadap pencegahan hipertensi (p = 0.007). Intervensi senam anti-hipertensi dan demonstrasi pembuatan air rebusan seledri terbukti meningkatkan partisipasi dan adopsi perilaku sehat. Bibit seledri yang dibagikan berhasil dicopying oleh masyarakat melalui penanaman mandiri, menunjukkan keberlanjutan praktik edukatif. Program SEHATI efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan dan mendorong perubahan perilaku komunitas secara kolektif.References
Aditya, N.R., & Mustofa, S. (2023). Hipertensi: Gambaran Umum. Majority 11(2), 128-138.
Afriani, B., Camelia, R., & Astriana, W. (2023). Analisis Kejadian Hipertensi pada Lansia. Jurnal Gawat Darurat 5(1), 1-8.
Eryta, E. (2025). Efek Daun Salam (Syzygium Polyanthum) dan Seledri (Apium Graveolens) terhadap Hipertensi. Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran 3(2), 41–46.
Lukitaningtyas, D & Cahyono, E.A. (2023). Hipertensi; Artikel Review. Jurnal Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan 2(2), 100-117.
Lutfian, L., dkk. (2022). Pengaruh Kombinasi Senam Anti Hipertensi Dan Terapi Tawa Terhadap Tekanan Darah Lansia. Jurnal Medika: Karya Ilmiah Kesehatan 7(1), 20-31.
Marhabatsar, N.S. (2021). Penyakit Hipertensi pada Sistem Kardiovaskular. Prosiding Seminar Nasional Biologi 7(1), 72-78.
Mulyan, E. (2022). Hubungan Pengetahuan terhadap Tingkat Kepatuhan Minum Obat Anti Hipertensi. Indonesian Journal of Pharmaceutical Education 2(2), 94-100.
Nurhayati, U.A.I., Ariyanto, A., & Syafriakhwan, F. (2023). Hubungan Usia dan Jenis Kelamin terhadap Kejadian Hipertensi. Prosiding Seminar Nasional Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat 1(1), 363-369.
Oktaria M., dkk. (2023). Hubungan Pengetahuan dengan Sikap Diet Hipertensi pada Lansia. Jurnal Ilmu Medis Indonesia 2(2), 69-75.
Putra, S., & Susilawati, S. (2022). Pengaruh Gaya Hidup dengan Kejadian Hipertensi di Indonesia (A: Systematic Review). Jurnal Pendidikan Tambusai 6(2), 15794-15798.
Ramdhika, M.R., dkk. (2023). Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Hipertensi pada Perempuan Etnis Minangkabau di Kota Padang. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan 19(1), 91-97.
Rizqiya, M., & Ningrum D.N.A. (2023).Trend Kejadian Hipertensi dan Pola Distribusi Kejadian Hipertensi dengan Penyakit Penyertasecara Epidemiologi di Indonesia. Indonesian Journal of Public Health and Nutrition 3(3), 367-375.
Santoso, B.I., & Janu, J. (2025). Kajian Literatur: Potensi Metabolit Sekunder dalam Seledri (Apium Graveolens) Berbantuan Radar Chart Analysis (RCA) dan Area Under Curve (AUC). Jurnal Vokasi Kesehatan 4(1), 101-112.
Sembiring, A. (2024). Program Senam Anti Hipertensi sebagai Upaya Preventif pada Lansia di UPTD Pelayanan Sosial Lanjut Usia Binjai Tahun 2023. Jurnal Kemitraan Masyarakat 1(2), 116–121.
Wirakhmi, I.N., & Purnawan, I. (2023). Hubungan Aktivitas Fisik dengan Hipertensi pada Lanjut Usia di Puskesmas Kutasari. Jurnal untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) 7(1), 61-67.